4 Manfaat Menakjubkan yang Terkandung Pada Buah Pir

Pir adalah buah khas dari daerah beriklim sedang ini telah menjadi salah satu hasil budidaya tertua di dunia.

Hal tersebut bisa terjadi mengingat fleksibilitas, dan waktu lebih lama untuk penyimpanan buah ini.

Buah ini memiliki domestikasi di dua wilayah yang berbeda, yakni China dan Timur Tengah.

Negara bagian Oregon dan Washington di Amerika Serikat dianggap sebagai daerah yang sangat khusus dalam pengembangan buah pir. Terdapat lebih dari 1.600 petani pir di sana.

Sejarah mencatat, pedagang dari China membawa dan mengembangkan buah ini ke desa Amritsar Harsa, sekitar tahun 120-170 Masehi.

Nomenklatur ini dapat dikaitkan dengan kata Latin ‘pera’ atau ‘pira’, dengan beberapa varian seperti ‘poire’ Perancis, Bahasa Jerman ‘peer’, dan ‘acras’ Yunani (wild type) atau pun ‘apios’ (budidaya).

Buah ini dikenal dengan nama ‘patharnakh’ di Punjab, pun telah menjadi tanaman buah komersial di India.

Di India, buah ini dibudidayakan dengan nama ‘gola pear’. Musim pir di India berlangsung dari akhir musim panas sampai awal musim dingin.

Buah pir tak hanya nikmat, “sepupu” apel ini pun memiliki manfaat menakjubkan bagi kesehatan.

1. Membantu menurunkan berat badan

Pir adalah buah dengan kalori rendah. Sehingga, buah ini bagus untuk disertakan dalam makanan Anda  untuk menurunkan berat badan.

Buah ini membuat Anda kenyang lebih lama, karena memiliki kandungan serat yang sangat tinggi. Pir pun bagus untuk mengatasi masalah sembelit dan pencernaan.

Hanya satu pir medium mengandung enam gram serat, sekitar 24 persen kebutuhan sehari-hari untuk wanita di bawah 50 tahun.

Demikian perhitungan yang dimuat dalam The Food and Nutrition Board dari Institut Nasional Kedokteran (2001).

2. Mencegah kanker

Pir menjadisumber vitamin C dan Vitamin A, sekaligus bertindak sebagai antioksidan melawan radikal bebas di dalam tubuh.

“Jika konsumsi pir diintensifkan secara kuantitas, bisa mencegah penyakit kanker,” kata Dr. Anju Sood, seorang ahli nutrisi berbasis di Bangalore.

3. Memerangi penyakit kardiovaskular

Pir sarat dengan mineral seperti sodium dan kalium. Ini penting untuk meningkatkan sirkulasi darah dan menguatkan otot jantung.

Serat menurunkan kadar gula darah dan kolesterol, sehingga menjaga agar jantung tetap dalam kondisi kerja yang baik.

4. Mengurangi risiko kolitis

Kolitis adalah penyakit berupa peradangan usus besar yang menyebabkan gejala nyeri, meradang, diare dan perdarahan anus.

Usus besar meliputi area dari caecum (tempat menempel usus buntu/appendiks), kolon ascendantkolon transversum, kolon descendent sigmoid, rektum, dan anus.

Pir dengan jumlah serat yang tinggi mampu mencegah dan juga mengatasi terjadinya kolitis.

“Masalah usus besar bisa disembuhkan dalam satu minggu dengan mengkonsumsi setengah kilogram pir segar sebelum waktu makan tiga kali sehati.

“Namun, sebelum makan buah pir, kulitnya harus dikupas,” kata Dr. Sood.

Susu Bubuk Untuk Perawatan Kecantikan

Susu bubuk merupakan salah satu jenis produk olahan susu yang umum dikonsumsi balita dan anak-anak. Namun susu bubuk pun punya manfaat tersendiri bagi orang dewasa, terutama dalam urusan perawatan kecantikan.

Susu bubuk kaya akan protein yang diperlukan kulit agar senantiasa muda dan cerah. Selain itu, kandungan kasein di dalamnya bisa membantu kulit menyerap dan mempertahankan kelembapan lebih baik.

Sementara itu, butiran susu bubuk juga efektif untuk mengelupas kulit mati. Jadi, dairy product yang satu ini sangat cocok diolah menjadi scrub wajah.

Bahan:

  • 1 sendok makan susu bubuk full cream
  • 1 sendok makan oatmeal
  • 1 sendok makan madu

Cara membuat:

  • Campurkan semua bahan hingga menjadi pasta kental, kemudian gunakan untuk scrub wajah. Gosok perlahan dengan gerakan melingkar agar kulit mati terangkat sempurna.
  • Diamkan campuran susu bubuk selama 15-30 menit, kemudian bilas wajah dengan air dingin. Keringkan wajah dengan ditepuk-tepuk handuk.

Bagi Orang Kurus yang Ingin Atletis, Cobalah 4 Jenis Latihan ini

Memiliki tubuh yang kekar berotot adalah impian banyak pria, tidak terkecuali pria-pria yang punya badan kurus. Selain dengan menjaga pola makan yang sehat dan teratur, Anda perlu juga berolahaga rutin untuk mendapatkan bentuk tubuh yang lebih atletis.

Apa saja jenis latihan yang terbaik bagi si badan kurus yang ingin berotot? Inilah jenis-jenis latihannya:

1. Push up

Ilustrasi push up
Push up

Gerakan ini menjadi salah satu latihan paling efektif yang dapat Anda lakukan untuk membentuk dan memperkuat otot dada, lengan dan bahu.

Mulailah dengan posisi tengkurap di lantai dengan tangan sedikit terbuka lebih lebar. Pastikan tangan tetap sejajar lurus dengan bahu. Setelah itu, angkat tubuh Anda menggunakan lengan dan biarkan berat badan Anda ditopang oleh tangan dan pangkal jari kaki.

Tahan perut sekencang mungkin dalam beberapa detik – tubuh Anda harus membentuk garis lurus dari bahu hingga pergelangan kaki. Kemudian, turunkan tubuh sampai dada hampir menyentuh lantai, pastikan siku Anda terselip di dekat batang tubuh. Lakukan gerakan ini secara berulang sebanyak 5 set (1 set terdiri dari 10 sampai 20 kali push up). Tingkatkan intensitas dan modifikasi gerakan push up setiap minggu sesuai dengan kemampuan Anda.

2. Deadlift

Ilustrasi deadlift
Deadlift

Deadlift adalah latihan kekuatan yang melibatkan otot punggung, otot pinggul, dan kaki. Latihan ini merupakan satu dari sekian banyak latihan yang menargetkan otot tubuh di bagian atas dan bawah. Melakukan deadlift dengan posisi yang baik sangat penting untuk mengurangi risiko cedera, terutama cedera punggung.

Kunci dari gerakan deadlift adalah menjaga punggung tetap lurus. Untuk Anda yang punya badan kurus, pilihlah beban yang paling ringan dulu. Seiring berjalannya waktu, Anda dapat menambah beban lebih berat. Berikut cara melakukan deadlift:

  •     Buka kaki selebar pinggul dan berdirilah dengan posisi bahu berada di depan alat.
  •     Lengan harus lurus ke bawah dan berada di luar lutut.
  •     Kemudian, tekuk lutut hingga tulang kering menyentuh palang beban.
  •     Angkat beban dengan mendorong tumit Anda dari lantai dan posisi badan tidak terlalu  condong ke depan ataupun ke belakang.
  •     Jaga beban tetap dekat dengan tubuh, angkat hingga ke atas paha.
  •     Kemudian dorong pinggul ke belakang, kemudian tekuk lutut Anda ketika beban mencapai ketinggian lutut. Lalu jatuhkan beban ke lantai

Jika ini adalah kali pertama Anda, sbaiknya lakukan deadlift dengan pengawasan pelatih pribadi agar terhindar dari cedera yang tidak diinginkan.

3. Bench press

Ilustrasi bench press
Bench press

Bench press adalah latihan yang bagus bagi siapapun yang ingin membentuk otot dan kekuatan tubuh bagian atas, termasuk bagi orang dengan tubuh kurus. Latihan ini dikenal sebagai latihan gabungan karena melibatkan banyak persendian dan kelompok otot utama, seperti punggung, dada, dan lengan.

Gerakan ini bahkan melibatkan beberapa otot kaki untuk menjaga tubuh Anda terkendali selama gerakan. Perlu diingat, latihan ini sebaiknya dilakukan dengan didampingi instruktur agar aman dan terhindar dari cedera.

4. Squats

Ilustrasi squat
Squat

Squat melatih dan membentuk hampir setiap otot di tubuh Anda. Jadi, jangan lupakan rutinitas squat jika Anda ingin memiliki tubuh berotot. Caranya, pastikan posisi awal tubuh berdiri dan kaki dibuka lebar. Kemudian, tangan arahkan lurus ke depan, turun secara perlahan seperti posisi jongkok setengah berdiri. Lakukan squat untuk 4 set (satu set 8 kali repetisi) selama 45 menit tiga kali seminggu.

Paling tidak butuh waktu dua bulan agar tubuh kurus bisa berubah menjadi atletis seperti hasil yang diidamkan. Tetapi, bukankah semua hal butuh pengorbanan? Untuk itu, hilangkan rasa malas dan mulai angkat kaki untuk olahraga!